PKM Reguler tingkatkan Kemandirian Pangan Pengelolaan Sampah Zero Waste dan Literasi AI bagi Kelompok PKK Duri Kosambi
Tim dosen dan mahasiswa melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Reguler sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Balai Warga RT 07/RW 13, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (19/7). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–14.00 WIB ini diikuti oleh 13 ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok PKK dengan Ketua Kelompok, Ibu Sri Wahyuni. Melalui kegiatan ini, tim PKM berupaya memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat perkotaan, khususnya tingginya volume sampah rumah tangga, keterbatasan lahan untuk bercocok tanam, serta masih terbatasnya pemanfaatan teknologi digital dalam budidaya tanaman. Dengan mengintegrasikan konsep urban farming, zero waste, dan Artificial Intelligence (AI), masyarakat didorong untuk mampu mengelola sampah menjadi sumber daya yang bermanfaat sekaligus meningkatkan kemandirian pangan keluarga.
Program PKM ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai media tanam dan pupuk organik, mengurangi permasalahan sampah di wilayah perkotaan, serta meningkatkan literasi digital melalui pemanfaatan teknologi AI dalam bidang pertanian. Diharapkan peserta mampu menerapkan seluruh pengetahuan tersebut secara mandiri di lingkungan tempat tinggalnya. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif yang memadukan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi dan penguatan kelompok kebun sayur zero waste sebagai upaya membangun komitmen masyarakat dalam mengembangkan kebun sayur berbasis komunitas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan urban farming menggunakan galon bekas sebagai media tanam serta pemanfaatan batang sisa sayuran, seperti kangkung dan sawi, untuk dibudidayakan kembali. Peserta juga memperoleh pelatihan pengolahan sampah organik dapur menjadi kompos, sehingga limbah rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami yang ramah lingkungan.
Sebagai inovasi dalam kegiatan pengabdian, tim dosen memperkenalkan asisten AI pada aplikasi SiHijau. Pada sesi ini, peserta mempraktikkan penggunaan aplikasi untuk mendeteksi penyakit tanaman melalui teknologi Artificial Intelligence. Selain itu, aplikasi SiHijau juga menyediakan berbagai informasi mengenai panduan pengomposan sampah organik dapur, serta rekomendasi perawatan tanaman yang mudah dipahami oleh masyarakat. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Setelah mengikuti pelatihan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai teknik urban farming, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai pendukung budidaya tanaman. Salah seorang peserta, Iim, menyampaikan bahwa pelatihan memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. "Kita ibu rumah tangga jadi paham mengolah sampah dapur menjadi kompos untuk bercocok tanam dengan hasil kompos tersebut. Kita tidak membutuhkan banyak lahan.
Bisa memanfaatkan galon-galon bekas atau polybag untuk menanam, baik dari benih maupun dari akar sayuran yang sudah kita pisahkan sebelum dimasak." Melalui kegiatan PKM Reguler ini, tim dosen berharap kelompok PKK RT 07/RW 13 Duri Kosambi dapat menjadi pelopor penerapan urban farming berbasis zero waste di lingkungan sekitarnya. Pendampingan akan terus diperkuat agar masyarakat mampu mengembangkan kebun sayur secara berkelanjutan, mengoptimalkan penggunaan aplikasi SiHijau, serta membangun budaya pengelolaan sampah yang mendukung ketahanan pangan keluarga dan kelestarian lingkungan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Reguler ini terlaksana atas dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) serta Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Ditjen Risbang Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026.
Dokumentasi
Tidak ada file dokumentasi