Pendampingan Digitalisasi Data Keanggotaan dan Jamaah Berbasis WhatsApp Low Code Data Management pada PCM Kebon Jeruk
Jakarta — Dosen dan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama anggota dan jamaah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (9/8). Kegiatan ini berfokus pada digitalisasi data anggota dan jamaah PCM Kebon Jeruk yang sebelumnya masih dikelola secara manual. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 90 peserta, dengan jumlah peserta perempuan mencapai kurang lebih 70 persen. Digitalisasi data dilakukan sebagai upaya membantu PCM Kebon Jeruk mengatasi kendala pendataan anggota dan jamaah yang selama ini belum terkelola secara optimal.
Pendataan secara manual dinilai menyulitkan pengurus ketika membutuhkan informasi anggota dan jamaah, khususnya untuk kepentingan distribusi bantuan serta pelaksanaan kegiatan silaturahmi. Kondisi tersebut juga membuat proses pencarian, pembaruan, dan pengelolaan data membutuhkan waktu yang lebih panjang. Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian masyarakat UBSI memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan data secara digital. Peserta dan pengurus PCM juga diperkenalkan pada proses pendataan yang lebih terstruktur agar informasi anggota dan jamaah dapat tersimpan dengan lebih rapi, mudah diperbarui, serta dapat diakses sesuai kebutuhan.
Perwakilan tim pengabdian masyarakat UBSI menyampaikan bahwa digitalisasi data merupakan langkah penting dalam mendukung pengelolaan organisasi yang lebih efektif. “Digitalisasi data ini diharapkan dapat membantu PCM Kebon Jeruk dalam mengelola informasi anggota dan jamaah secara lebih terstruktur. Dengan data yang tersusun dengan baik, pengurus akan lebih mudah melakukan pendataan, menjalin silaturahmi, serta menyalurkan bantuan kepada jamaah yang membutuhkan,” ungkap perwakilan tim.
PCM Kebon Jeruk menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Digitalisasi basis data dinilai sesuai dengan kebutuhan internal organisasi karena pendataan anggota dan jamaah selama ini masih menjadi salah satu kendala dalam pengelolaan administrasi. Pengurus PCM Kebon Jeruk berharap penerapan sistem pendataan digital dapat mempermudah proses pengorganisasian berbagai kegiatan PCM. Selain itu, data yang lebih akurat dan terbarui diharapkan mampu mendukung proses distribusi bantuan agar lebih tepat sasaran.
“Selama ini pendataan anggota dan jamaah masih dilakukan secara manual sehingga cukup menyulitkan ketika data tersebut dibutuhkan. Kami menyambut baik kegiatan ini agar dapat membantu PCM dalam mengorganisir kegiatan, memperbarui data jamaah, dan menyalurkan bantuan secara lebih efektif,” ujar perwakilan PCM Kebon Jeruk.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat bagi pengurus dan jamaah PCM Kebon Jeruk, antara lain meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya basis data organisasi, mempermudah pencatatan informasi anggota, mendukung pembaruan data secara berkala, serta membantu pengurus dalam menentukan sasaran distribusi bantuan dan kegiatan silaturahmi.
Bagi UBSI, kegiatan ini menjadi bentuk penerapan pengetahuan akademik dalam menyelesaikan permasalahan nyata di masyarakat. Kolaborasi tersebut juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan dalam mendorong transformasi administrasi yang lebih efektif.
Melalui digitalisasi data anggota dan jamaah, PCM Kebon Jeruk diharapkan dapat memiliki basis data yang lebih tertata dan bermanfaat bagi pengelolaan organisasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun sistem administrasi yang lebih modern, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan jamaah.
Dokumentasi
Tidak ada file dokumentasi