Bijak Bermedia Sosial Pemuda Kunciran Dibekali Literasi Digital dan KontenEkonomi Berbahasa Inggris

Jakarta, 12April 2026, Di era digital yang penuh arus informasi cepat dan beragam, kemampuan mmenyaring, memahami, dan mengelola informasi yang bermanfaat menjadi keterampilan penting, terutama bagi kalangan pemuda. Menyadari hal tersebut, segenap dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis berkoaborasi dengan dosen Program Teknologi dan Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), yang terdiri dari Dwi Puji Hastuti, Fadilah, Dina Purnama Sari dan Rizky Mirani Desi Pratama beserta sejumlah mahasiswa, menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk “Workshop Edukasi Pemuda: Bijak Mengelola Informasi Digital dan Konten Ekonomi Berbahasa Inggris di Media Sosial Pada Pemuda Krang Taruna RW 04 Kelurahan Kunciran, Pinang, Kota Tangerang.” Kegiatan ini dilaksanakan di Jl. Perintis III No.1, RT.004/RW.004, Kunciran, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15144, Kunciran, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten, dan diikuti oleh puluhan pemuda Krang Taruna RW 04. Dengan pendekatan edukatif yang santai namun bermakna, para peserta diajak untuk memahami pentingnya memilah informasi yang valid di dunia digital khususnya dalam bidang ekonomi dan menggunakan Bahasa Inggris. 

Ketua pelaksana kegiatan, Dwi Puji Hastuti, menjelaskan bahwa tujuan utama workshop ini adalah untuk meningkatkan literasi digital di kalangan remaja serta membekali mereka dengan keterampilan mengelola konten yang berkaitan dengan ekonomi digital dan berbahasa Inggris “Kaum muda saat ini rentan terhadap penyalahgunaan informasi, konsumtivisme, dan misinformasi digital. Kami ingin para remaja bukan hanya sekedar gemar bermain media social, namun juga bijak dalam mengelola konten yang disajikan” jelasnya. Materi workshop mencakup pelatihan literasi digital dan evaluasi konten media sosial, pengenalan istilah dan konsep ekonomi digital berbahasa Inggris, dan simulasi praktis yaitu berupa kegiatan menganalisis konten ekonomi di Media Sosial. Salah satu peserta, Benzema (15), mengungkapkan kesan positifnya setelah mengikuti kegiatan ini. “Sekarang bukan lagi waktunya cuma jadi penikmat media social dengan hanya scroll scroll hape saja, tapi tahu bagaimana memanfaatkannya agar bisa menghasilkan uang,” tuturnya dengan antusias. Workshop ini ditutup dengan Simulasi langsung dalam menganalisis unggahan media sosial berupa teks, video pendek, dan gambar promosi serta diskusi kelompok untuk menilai konten tersebut secara kritis Pihak TPI Daarul Faiziin menyambut baik inisiatif ini. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Pemuda jadi tidak hanya jadi penonton konten, tapi juga melek teknologi dan ekonomi dan harapannya mampu membuat konten berkualitas,” ujar Taufan, Ketua RW 04 Kunciran, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten. 

Dengan membekali pemuda kemampuan literasi digital dan keterampilan mengelola konten ekonomi berbahasa Inggris, kegiatan ini tidak sekadar membuka wawasan, tetapi juga menyalakan potensi masa depan. Di tangan generasi muda yang bijak bermedia dan cakap berkarya, media sosial bukan lagi sekadar tempat hiburan—melainkan ruang edukasi dan pemberdayaan. Karena di era digital ini, unggahan bisa jadi ladang amal, dan konten bisa jadi kekuatan untuk perubahan. (flh)


Dokumentasi

Tidak ada file dokumentasi