Akselerasi Kemandirian Digital denga Pelatihan Microsoft Excel untuk Mengoptimalkan Administrasi
JAKARTA, 16 Mei 2026 – Dalam rangka mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas tata kelola masyarakat, tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM). Kegiatan ini berfokus pada "Pelatihan Dasar Microsoft Excel Dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Bagi Pengurus Dan Staf Pengajar POKJA TK/TP Al-Qur’an Kecamatan Tanjung Priok". Pelatihan ini bertempat di Ruang Aula RA UPEKA II yang juga merupakan Sekretariat POKJA TKQ/TPQ Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan menempuh jarak sekitar 10,2 km dari Kampus Universitas BSI. Urgensi Tata Kelola Administrasi Berbasis Teknologi Informasi Pendidikan agama memiliki peran yang sangat krusial sebagai fondasi utama pembentukan karakter, kejujuran, disiplin, dan integritas moral suatu bangsa. Perkembangan zaman menuntut lembaga pendidikan keagamaan informal untuk bertransformasi ke arah yang lebih terkelola rapi dan profesional, salah satunya melalui wadah Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Di wilayah Tanjung Priok sendiri, POKJA (Kelompok Kerja) menjadi lembaga penting yang mengoordinasikan sedikitnya 50 lembaga TKQ/TPQ binaan. Dalam operasional harian, pengelolaan administrasi organisasi seperti penyusunan materi ajar, pembuatan soal ujian, perekapan data santri, hingga surat-undangan massal tidak bisa lepas dari pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT).
Penggunaan ICT terbukti mampu menghadirkan proses kerja yang jauh lebih cepat, rapi, dan efisien dibandingkan dengan metode konvensional. Namun, berdasarkan hasil analisis situasi, tim pelaksana menemukan kendala di lapangan di mana kompetensi digital para pengurus dan staf pengajar masih perlu ditingkatkan. Akibat keterbatasan pengetahuan operasional, beberapa dokumen administratif sering kali masih diproses secara manual melalui tulis tangan, difotokopi berulang kali, atau kurang teratur dalam penataan berkas digitalnya. Perangkat laptop yang tersedia di lembaga juga cenderung belum teroptimalkan dengan baik karena tugas pengetikan atau pengolahan data kompleks sering kali diserahkan kepada pihak luar organisasi. Metode Pelaksanaan Terstruktur dan Kolaboratif Merujuk pada kendala tersebut, tim Pengabdian Masyarakat Universitas BSI hadir memberikan solusi nyata melalui pelatihan intensif yang berlangsung selama empat jam, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara tatap muka dengan suasana yang kondusif, interaktif, dan terstruktur demi memastikan kenyamanan serta efektivitas proses penyerapan materi oleh seluruh peserta yang hadir. Pelatihan dasar ini dirancang secara komprehensif menggunakan metode ceramah teori, tutorial terpandu, dan sesi praktik langsung (hands-on) berbantuan laptop serta modul khusus yang telah disesuaikan dengan kebutuhan harian mitra. Sebelum hari pelaksanaan, tim juga telah melewati berbagai tahapan persiapan yang matang, mulai dari pengusulan proposal kerja sama, pertemuan koordinasi secara daring via aplikasi Zoom dengan jajaran pengurus POKJA, hingga survei fisik langsung ke lokasi sekretariat demi memastikan sarana pendukung pelatihan tersedia dengan baik.
Capaian Luaran dan Keberlanjutan Program Dengan total alokasi anggaran pembiayaan sebesar Rp9.050.000,- yang dialokasikan secara transparan untuk kebutuhan belanja bahan baku tutorial, konsumsi, penggandaan modul fisik, hingga penyediaan suvenir serta doorprize bagi peserta, kegiatan ini menargetkan perubahan kompetensi nyata pada diri mitra. Ketua Pelaksana, Rahdian Kusuma Atmaja, M.Kom., menegaskan pentingnya keberlanjutan program ini bagi efisiensi organisasi mitra. "Microsoft Excel adalah salah satu perangkat lunak pengolah angka yang paling krusial, baik dalam dunia perkantoran modern maupun tata kelola institusi pendidikan. Penguasaan aplikasi ini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan pokok demi efektivitas kerja. Kami berharap, selepas pelatihan ini, tingkat keterampilan digital para pengajar meningkat secara signifikan dari status sebelumnya menjadi mandiri dan mahir. Dengan begitu, pengelolaan data internal dapat menghemat waktu operasional dan mempercepat pelayanan administrasi di 50 lembaga di bawah naungan POKJA Kecamatan Tanjung Priok." Selain peningkatan keahlian langsung pada diri mitra, luaran wajib dari kegiatan Pengabdian Masyarakat skema mandiri ini adalah mempublikasikan artikel berita kegiatan di media massa elektronik skala nasional serta memproduksi video dokumentasi pelaksanaan sebagai bentuk pertanggungjawaban publik akademis Universitas BSI kepada masyarakat luas.(RDK)
Dokumentasi
Tidak ada file dokumentasi