UBSI Teliti Empat Algoritma Machine Learning untuk Deteksi Web Phishing, CatBoost Tunjukkan Akurasi Tertinggi

Jakarta, 20 November 2025 — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan riset teknologi informasi melalui kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Penelitian berjudul “Studi Komparatif CatBoost, XGBoost, Random Forest, dan Decision Tree untuk Klasifikasi Web Page Phishing” telah berhasil diselesaikan oleh tim peneliti yang terdiri atas Haryani, Cucu Ika Agustyaningrum, Assyifa Salsabila Hairani, dan Nila Aulia.

Kegiatan penelitian ini didanai oleh Yayasan Bina Sarana Informatika melalui Skema Penelitian Dana Yayasan Tahun Anggaran 2025. Penelitian untuk Menjawab Tantangan Serangan Phishing Serangan phishing berbasis web semakin marak terjadi dan menimbulkan kerentanan bagi pengguna internet. Menjawab isu ini, tim peneliti UBSI melakukan studi komparatif terhadap empat algoritma machine learning populer untuk mengetahui model terbaik dalam mendeteksi halaman web phishing.

Algoritma yang diuji meliputi CatBoost, XGBoost, Random Forest, dan Decision Tree. Keempat algoritma tersebut dipilih karena banyak digunakan pada berbagai riset dan aplikasi deteksi berbasis klasifikasi. Hasil Penelitian: CatBoost Unggul dengan Akurasi 89,57%.

Berdasarkan hasil pengujian, CatBoost berhasil menjadi algoritma dengan performa paling tinggi, mencatat akurasi 89,57%. Disusul oleh XGBoost dan Random Forest yang menunjukkan performa kompetitif, namun tetap berada di bawah CatBoost. Sementara itu, Decision Tree tercatat sebagai model dengan hasil terendah.

Temuan ini menguatkan bahwa algoritma ensemble boosting, khususnya CatBoost dan XGBoost, memiliki keunggulan signifikan dibandingkan model lainnya—baik dari sisi akurasi maupun stabilitas metrik evaluasi, Kontribusi bagi Keamanan Siber. Melalui penelitian ini, UBSI berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi deteksi phishing yang lebih efektif. Hasil penelitian diharapkan dapat dimanfaatkan oleh akademisi, praktisi keamanan siber, serta pengembang sistem untuk menciptakan solusi yang lebih akurat dalam menghadapi ancaman digital.

Yayasan Bina Sarana Informatika sebagai pemberi dana mendukung penuh kegiatan riset yang berorientasi pada inovasi dan kebermanfaatan bagi masyarakat serta dunia pendidikan. (HYI)


Dokumentasi

Tidak ada file dokumentasi