Teaching Writing by Using Riddles for Junior High School Students

(Jakarta, 15/09/19) – Dalam mempelajari bahasa asing, khususnya bahasa inggris, banyak keahlian yang harus dikuasai oleh pembelajar bahasa inggris, salah satu diantaranya adalah keahlian menulis (writing). Memiliki kemampuan menulis (writing) yang baik, akan memudahkan para pembelajar dalam mempelajari bahasa Inggris. Beberapa cara yang paling memantik para siswa, khususnya tingakt smp adalah denganpermainan riddles atau teka-teki.).Sejalan dengan itu, sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, para dosen dari Akademi Bahasa Asing BSI mengadakan Pelatihan dengan tema Teaching Writing by Using Riddles for Junir High School Students (SMP) at Forum Anak RPTRA Kalideres, Jakarta Barat.

Pentingnya penguasaan berbahasa inggris dalam menunjang aktivitas berkomunikasi bukan hanya berkenaan dengan peran bahasa inggris sebagai bahasa internasiona, namun hal ini juga  sejalan dengan berkembangnya era globalisasi. Persaingan yang semakin terbuka kian menuntut para peserta didik untuk tidak hanya menguasai bahasa inggris secara lisan melainkan juga secara tulisan.

Kemampuan menulis (writiting) dalaam bahasa inggris sangat penting sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan pembelajaran bahasa inggris. Guna meningkatkan mutu dan kemampuan berbahasa inggris khususnya dalam kemampuan menulis beberapa pendekatan bisa dilakukan, dan melalui permainan teka-teki (riddles) mampu menarik minat pembelajar untuk lebih aktif dan semnagat dalam kegiatan menulis bahasa inggris.

Berkaitan dengan hal tersebut dalam kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat kali ini kami memberikan pelatihan pelatihan bagaimana mengerjakan soal-soal latihan dalam Bahasa Inggris dalam bentuk teka-teki. Dosen dari ABA BSI Jakarta menyelenggarakan kegiatan dengan tema Teaching Writing by Using Riddles for Junior High School Students (SMP) at Forum Anak RPTRA Kalideres, Jakarta Barat.

Dengan melakukan permainan teka-teki (riddles) para siswa diajak untuk berfikir dengan cepat dan spontan sehingga terjadi kegiatan yang seru dan hidup. Kemudian mereka mulai menuliskan tebakan mereka dalam bentuk tulisan yang membuat mereka semain percaya diri untuk menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *