Life is about learning and share

Jakarta – September 2019, Pengabdian masyarakat merupakan salah satu point penting yang harus dipenuhi oleh dosen dan mahasiswa selain aktivitas pendidikan dan penelitian. Sama seperti yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang tergabung dalam keluarga besar Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta, dimana pada 15 dan 22 September 2019 lalu telah sukses melakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui kerjasama dosen, mahasiswa dan pengurus komunitas fans club Radio MeRsi 93,90 FM Ciledug.

Penyelengaraan kali ini bertempat di ruang serbaguna radio MeRsi 93,90 FM Ciledug, Tangerang. Acara dibuka dengan sambutan kepala kampus Ciledug Riswandi Ishak, pengurus komunitas yang diketuai Chairulloh dan penyiar kondang Liliyana alias Mpok Ana. Ketika kita pernah mendengar sebuah kalimat filosofi “life is about learning and share”, maka melalui kegiatan tersebut para dosen dan mahasiswa FTI UBSI turun ke masyarakat dan berbagi hal baru supaya masyarakat dapat menerima pengetahuan sesuai perkembangan zaman serta memiliki solidaritas yang tinggi sebagai salah satu ciri keberadaban bermasyarakat.

Acara yang diketuai oleh bapak Harun Al Rasyid ini juga didukung beberapa tutor, assisten tutor dan mahasiswa. Hadir diantaranya dosen-dosen pengajar kaliber seperti, Dirgahayu Erri, Rusdiansyah, Mohammad Noviansyah, Dwi Wiratmoko, Sulistiyah dan perwakilan mahasiswa FTI Muhamad Risaldi.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut bertajuk tema “Pelatihan Photoshop Untuk Komunitas Fans Club Radio MeRsi 93,90 FM”. Selama kurang lebih 3 jam (09:00-12:00 Wib) kegiatan tersebut diikuti 20 peserta dengan antusiasme tinggi, agenda di mulai dari penyampaian materi, tanya jawab peserta dengan tutor serta dilakukannya simulasi praktek desain grafis melalui photoshop di laptop. Sikap kerjasama yang baik juga diberikan oleh pimpinan, karyawan dan pengurus komunitas fans club Radio MeRsi 93,90 FM Ciledug dengan menyediakan waktu, fasilitas ruang serbaguna dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. 

Berbagai pertanyaan, opini dan respon yang disampaikan peserta mewarnai sesi tanya jawab sehingga menjadikan acara berlangsung lebih menarik dengan suasana menyenangkan. Bahkan beberapa peserta menyesalkan karena waktu pembelajaran Photoshop ini terlalu singkat hanya dengan 2 kali pertemuan, dimana mereka mengharapkan bisa setiap minggu secara berkala hingga mahir. Kegiatan tersebut memberikan banyak masukan dan manfaat bagi seluruh peserta khususnya bagaimana melakukan desain grafis dalam mendukung kegiatan program kerja komunitas.

Penyampaian materi yang dilakukan oleh tutor Dirgahayu Erri cukup sederhana dan mudah dimengerti dipadu dengan slide presentasi yang menarik. Apresiasi tutor kepada peserta pelatihan seperti yang diutarakan beliau “Walaupun peserta berasal dari berbagai latar belakang profesi yang berbeda, mayoritas peserta antusias dalam mempelajari desain grafis dan semangat para peserta untuk belajar fitur-fitur Photoshop sangat tinggi,”. Di sesi akhir acara ditutup dengan doa, makan siang dan foto bersama serta pemberian bingkisan doorprize dari panitia pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat kepada peserta yang beruntung. (Red~DGE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *